Minggu, 28 Maret 2010

TUGAS B.INGGRIS BISNIS (Surat Lamaran Kerja)

Mrs. Sherena
Human Resources Department
Garuda Indonesia

Dear Mr. Sherena
If Garuda Indonesia requires a high-energy Flight Stewardess with a no-excuses attitude and is up to any task, than I’m the person you’re seeking.

I believe that my abilities and qualifications can be fully applied to our mutual benefit. My resume is enclosed for your review and consideration.

I am a female, 22 years old with 166cm height and 50 kgs weight. I am considered a pleasant personality and have a great communication skills. I also have willingness and commitment to serve a compulsory service bond. Other strengths include the ability to understand people’s character, hard work, coupled with integrity & dedication is the reason for success in each of my earlier assignments.

I believe that my organizational skills and my outgoing personality will enable me to contribute to your high standards. I am confident I can provide many valuable contributions to your company.

Thank you for reviewing my credentials. I look forward to hearing from you.

Sincerely,

Astuti

TUGAS B.INGGRIS BISNIS (Surat Lamaran Kerja)

Attention To:
Mr. Setya Gunawan
Hotel Indonesia
Jakarta

Dear Mr. Setya

During the last three years of my career in the hospitality industry, I have been awarded as a best employee of the year 2009 and the best upselling perfomance of the year 2009. When I saw your advertisement for a guest relation, I knew that I should write an introductory cover letter and let my interest in your established company be known.

I am very interested in being considered for the position and believe that my prior experience as a guest assistance make me an ideal candidate to fill that role for your well known hotel.

My goal would be to bring the same dedication and enthusiasm that I have demonstrated in my prior positions to your company by conscientiously handing such responsibilities as arranging guest activities, making arrangements for special services and generally ensuring each customer’s stay is a pleasant experience.

I would consider it an honor to be associated with your established company and hope to have the opportunity to meet or talk with you at your earliest convenience

Sincerely,


Astuti

Selasa, 09 Maret 2010

Kabut Nebula Berbentuk Kelelawar Angkasa

Kamis, 4 Maret 2010 | 13:30 WIB
European Southern Observatory
NGC 1788, nebula berbentuk kelelawar di gugus bintang Orion.


KOMPAS.com — Sebuah foto kabut nebula yang tersembunyi di dekat gugus bintang Orion memperlihatkan bentuk seperti seekor kelelawar sedang membentangkan sayapnya akibat pancaran gas yang muncul dari pusatnya.

Adalah bintang-bintang di Orion yang memancarkan cahaya dan angin kuat sehingga menghasilkan bentuk unik yang kemudian dinamai NGC 1788 itu. Lingkungan yang amat dinamis tersebut membantu terbentuknya ”rahim perbintangan”, tempat bintang-bintang dilahirkan.

NGC 1788 adalah sebuah nebula pantul di mana gas dan debu memantulkan cahaya dari gugusan bintang-bintang muda. Hasilnya berupa bentuk gas bercahaya, seperti kelelawar mengembangkan sayapnya.

Foto yang diambil menggunakan teleskop MPG/ESO 2,2 meter milik Observatorium La Silla European Southern Observatory di Cile tersebut diumumkan Selasa (3/3/2010).

Bintang-bintang raksasa di Orion diyakini menjadi penyebab pancaran gas hidrogen di nebula yang tampak sebagai garis merah nyaris vertikal di sebelah kiri foto.

Sedikit saja bintang yang menjadi bagian nebula itu terlihat dalam foto karena sebagian besar tertutup debu raksasa di sekitarnya. Bintang paling jelas, HD 293815, terlihat di bagian atas kabut, sedikit dekat pusat nebula.

Hampir semua bintang di wilayah itu masih sangat muda, dengan usia rata-rata hanya jutaan tahun. Usia yang amat muda dibandingkan umur Matahari yang sekitar 4,5 miliar tahun.


sumber : http://sains.kompas.com/read/2010/03/04/1330132/Wow..Kabut.Nebula.Berbentuk.Kelelawar.Angkasa

Determining Language Intelligence Capabilities

Indeed, the growth of intelligence of children can be seen from the language skills. When good language development, intellectual normally would be good. Conversely, if too slow it will slow intellectual.

Although, there are other factors that also need attention, namely gross motor development, fine, and social development. "But the most decisive whether or not good intellectual development is normal language development and visual motor," said dr. Widodo Judarwanto, SpA.

If an interruption occurs that causes child's language development is delayed parents need to detect it early on. Because if late will result in more severe disorders. "For that we need to know, at what age children begin to murmur, to respond, to say the word, and so on," Widodo said at the results of cooperation with PT Nakita Endrass Prime Film.

At the age of 0 to 2 weeks is usually the child sounds a murmur, for example "ammmm." 2 months of age increased by one vowel, eg "auuu." 3 months of age can begin to respond to sound. 4 months grew closer again and consonant vowel, for example, "aguuu". Age 4-6 months of language can be seen with shouts and the sound of babbling.

Then, the first word that should arise from the child, around age 7-8 months, for example, da-da-da. 9-12 months she began to understand the spoken word, such as she called mama or papa. 15 months, must already be 4-5 words. And at the age of 2 years, he must have a vocabulary of 20-50.

If in fact the child's ability in contrast to his age it is necessary to watch out. Especially when up to age 10 weeks or 2.5 months of a baby smiling just can not, it was already quite heavy delays. Therefore, the smile is the initial reaction to the surrounding environment. If the age is the response may not appear very influential on the intellectual and delays continue to talk.

Causes of language delay vary widely. What often happens is mental retardation, hearing loss, a lack of stimuli, and distractions while in the womb. Other factors, because of interference with the organ to speak, like noise tongue, teeth, cleft lip, etc..

In fact, stimulation can be parents to avoid delays in speech and language. This stimulation can be done since the fetus, for example, with music or with a touch. After birth, could with eye contact, touch, and exercises. "In addition, because language skills are associated with brain nutrients must also be considered."

sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/20/08291383/Kemampuan.Berbahasa.Menentukan.Kecerdasan

Kamis, 04 Maret 2010

My Name is Khan

berita film terbaru, Sinopsis My Name Is Khan. Film kolaborasi patungan antara Fox Searchlight Pictures dan Dharma Productions (India) ini memunculkan “hipotesa” baru lewat sebuah narasi dari karakter utamanya, Rizwan Khan.

Narasi itu menyebutkan bahwa sejak dunia ini lahir, kita telah mengenal dua jenis tarikh penanggalan yaitu BC (Sebelum Masehi) dan AD (Masehi), namun kedua tarikh ini bertambah satu sejak peristiwa kelam diserangnya menara kembar WTC (World Trade Center) di New York pada medio September 2001 yang lebih dikenal sebagai peristiwa 9/11. Tarikh ketiga yang menandai sistem penanggalan dunia itu menurut Rizwan Khan adalah 9/11.

Nyatanya, dunia memang banyak berubah sejak peristiwa kelam 9/11, salah satu dampaknya banyak dirasakan oleh umat Muslim di Amerika Serikat yang tertekan akibat dianggap sekutu terorisme.








Lewat “My Name Is Khan” yang merupakan kisah fiksi dan skripnya ditulis oleh Shibani Bathijaini, kita pun dibawa kembali untuk menelusuri sisi lain dari kelamnya peristiwa 9/11 lewat sosok Rizwan Khan yang dalam film ini dimainkan oleh aktor terkenal India, Shahrukh Khan.

Kisahnya sendiri tentang sosok Rizwan Khan, seorang muslim India yang sejak lahir menderita Sindrom Asperger (Asperger syndrome), sebuah gejala autisme dimana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

Uniknya penderita sindrom ini memiliki IQ yang relatif tinggi sehingga dianggap cerdas walau terkadang minim emosi layaknya manusia normal. Bersama sang ibu yang janda (Zarina Wahab), Rizwan tinggal bersama adiknya Zakir Khan (Jimmy Shergill) di wilayah kumuh Borivali-Mumbai.

Pada usia 18 tahun, sang adik mendapatkan beasiswa untuk belajar di Amerika Serikat. Tidak berapa lama kemudian sang ibu meninggal dunia karena sesak nafas, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, sebuah pesan diberikan untuk Rizwan, sang ibu berpesan padanya untuk terus mengejar kebahagiaannya sendiri.

Zakir lalu memboyong Rizwan untuk tinggal bersamanya di San Fransisco dan memberikan pekerjaan sebagai sales obat kecantikan di perusahaannya. Istri Zakir, Haseena (Sonya Jehan) seorang dosen psikologi adalah orang pertama yang merasakan “keanehan” tingkah Rizwan.

Dari situ akhirnya dideteksi kalau Rizwan menderita Sindrom Asperger. Lewat sejumlah terapi, Rizwan akhirnya bisa hidup mandiri di San Fransisco yang keras sebelum akhirnya jatuh cinta dengan Mandira (Kajol), janda beranak satu yang membuka salon kecantikan di San Fransisco.

Bagi Rizwan, sosok Mandira adalah salah satu bentuk kebahagiaan yang selama ini dicarinya seperti pesan sang ibu sebelum meninggal. Walaupun sempat ditentang oleh sang adik karena perbedaan agama antara Rizwan yang muslim dengan Mandira yang Hindu, namun pernikahan mereka berjalan harmonis.

Kehidupan keluarga yang harmonis antara Rizwan, Mandira dan sang anak semata wayang mereka, Sameer (Yuvaan Makaar) berubah total saat sejumlah teroris yang mengatasnamakan agama dan suku menyerang menara kembarWorld Trade Center di New York pada September 2001.

Sebuah peristiwa memilukan kemudian terjadi dalam keluarga kecil Rizwan dimana mereka harus kehilangan Sameer yang dibunuh secara sadis oleh teman sekolahnya karena isu rasial. Mandira yang terpukul lalu mengusir Rizwan. Mandira mengultimatum Rizwan untuk tidak boleh kembali sebelum dia memberitahu Presiden Amerika Serikat bahwa dirinya bernama Khan dan bukan teroris.

Rizwan yang putus asa karena harus berpisah dengan orang yang dicintainya lalu memulai petualangannya melintasi berbagai negara bagian Amerika Serikat demi bertemu dengan calon Presiden Barrack Obama yang sedang berkampanye keliling Amerika. Tekadnya hanya satu, memberitahu Presiden Amerika Serikat terpilih bahwa namanya adalah Khan dan dia bukan teroris.

Dibungkus dengan durasi yang cukup panjang selama 161 menit dan disutradarai oleh Karan Johar yang sebelumnya pernah sukses menggarap film box office India “Kuch Kuch Hota Hai”, film ini menurut rencana akan diputar perdana di ajang festival film bergengsi Berlin International Film Festival ke-60.


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3414886