Minggu, 21 Desember 2008
Tugas, Proposal
Latar Belakang :
Di era globalisasi sekarang ini banyak para usahawan yang melirik industri makanan dan pakaian. Banyaknya mall-mall atau pusat perbelanjaan yang bermunculan di Jakarta dan sekitarnya, yang usaha utamanya industri pakaian membuka pula peluang industri makanan untuk berkembang sehingga pada akhirnya industri makanan dan pakian dapat berjalan seiringannya.
Bergesernya pola kehidupan masyarakat menjadi kearah masyarakat komsumtif tentu saja memberikan poin tersendiri bagi pengusaha untuk semakin cerdas melakukan strategi dalam pengembangan usahanya khususnya di bidang pakaian dan makanan.
Permasalahannya :
Menjamurnya usaha-usaha khususnya dibidang makanan memberikan masalah tersendiri bagi pengusaha. Hal ini terjadi pada Restoran Steak & Ribs Kenyot Corp, karena banyaknya pesaing restoran tersebut harus bersaing mendapatkan pelanggan melalui strategi pemasaran secara efektif dan efisien.
Tujuan Penelitian :
Tujuan penelitian dari strategi pemasaran di Restoran Steak &Ribs Kenyot Corp adalah meningkatkan jumlah pelanggan di tahun 2008 dengan menggunakan kombinasi iklan, sales promotion dan personal selling.
Metodelogi Penelitian :
Pada penelitian ini digunakan penelitian bersifat deskiptif. Dalam penelitian ini memberikan penjelasan dan gambaran tentang peningkatan jumlah pelanggan Restoran Stak & Ribs Kenyot Corp melalui promosi yang efektif.
Subjek dalam penelitian ini adalah para customer Restoran Steak & Ribs Kenyot Corp sejumlah 100 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer, teknik pengumpulan dan dalam penelitian ini adalah interview atau wawancara yaitu metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada responden. Untuk mengumpulkan data ini diambil dengan menyebarkan kuesioner, yaitu metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara tertulis kepada responden.
Kuesioner dibagikan kepada 100 orang responden yang diambil secara strat fied random sampling dan hasil dari jawaban kuesioner akan dikuantitatifkan dengan menggunakan skala Likert dengan bobot paling tinggi 5 dan paling rendah 1.
Untuk menganalisis hipotesis tentang adanya peningkatan jumlah pelanggan berdasarkan karakteristik personal usia digunakan metode analisis independent sampel T-test atau Uji V.
Rancangan Analisis :
Dengan menggunakan metode analisis independent sampel T-test ini dapat menguji kesamaan rata-rata dari ke dua kelompok variabel atau mengetahui adanya peningkatan jumlah pelanggan.
Usulan Strategi :
Memberikan atau menyajikan menu makanan yang berkualitas
Memberikan variasi dalam menu makanan
Memberikan harga yang relatif murah
Memberikan Variasi dalam mempromosikan Restorant
Menyediakan tempat yang nyaman, bersih dan rapi
Memberikan Pelayanan yang lebih baik lagi
Memberikan fasilitas-fasilitas yang lengkap (seperti contoh: parkiran motor/mobil, toilet, tempat ibadah, dll
Di waktu-waktu libur diberikan sebuah hiburan (Games untuk keluarga)
Live music every day
Kesimpulan :
Jadi faktor yang menjadi pertimbangan utama pelanggan dalam memilih restoran dan cafe adalah produk, pelayanan dan promosi. Tingkat korelasi antara kegiatan promosi dengan jumlah pelanggan yang datang cukup berpengaruh.
Senin, 17 November 2008
tugas3
Judul Jurnal : ANALISIS BRAND LOYALTY PENGGUNA HANDPHONE
NOKIA
Pengarang : Zainal Arifin
Mahasiswa Jur. Administrasi Bisnis
Alamat : http://ab-fisip-upnyk.com/files/Zainal_Arifin_Jurnal.pdf
Topik Jurnal : Penciptaan Ekuitas Merek
ANALISIS JURNAL
Dalam kondisi semakin meningkatnya persaingan antara produk-produk sejenis, maka perusahaan yang satu dengan yang lain saling bersaing merebutkan konsumen. Konsumen dalam memilih suatu brand produk akan melelui percobaan terlebih dahulu, pada tahap ini seringkali konsumen akan mencoba berbagai brand yang berbeda. Menghadapi persaingan yang semakin ketat, Nokia terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik konsumen. Konsumen yang telah terbiasa menggunakan handphone dengan brand tertentu akan cenderung loyal terhadap brand yang sudah dimilikinya, karena sebagian besar akan melakukan seleksi yang sangat hati-hati.
Brand Loyalty merupakan suatu ukuran keterkaitan pelanggan kepada sebuah merek. Fungsi Brand Loyalty :
Reduced marketing costs (mengurangi biaya pemasaran)
Trade leverage (meningkatkan perdagangan)
Attracting new customers (menarik minat pelanggan baru)
Provide time to respond to competitive threats (memberi waktu untuk merespon ancaman persaingan.
Tingkatan Brand Loyalty adalah sebagai berikut :
Switcher (berpindah-pindah)
Habitual Buyer (pembeli yang bersifat kebiasaan)
Satisfied buyer (pembeli yang puas dengan biaya peralihan)
Likes the brand (menyukai merek)
Comitted buyer (pembeli yang komit)
Loyalitas Merek merupakan inti ekuitas merek selain menjadi gagasan sentral dalam pemasaran. Loyalitas yang tinggi memberikan nilai: Mengurangi biaya pemasaran, Meningkatkan perdagangan, Menarik minat para pelanggan baru,Memberi waktu untuk merespon ancaman persaingan.
tugas2
Judul Jurnal : Brand sebagai Kekuatan Perusahaan dalam pesaingnan global
Pengarang : Yussy Santoso & Ronnie Resdianto
Email : Yohanes79@yahoo.co.ulr
Alamat : http://www.ubm.ac.id/manajemen/images/doc/journal/jurnal- yussy.pdf
Topik Jurnal : Penciptaan Ekuitas Merek
ANALISIS JURNAL
Merek terbentuk dari 9 elemen pemasaran yaitu Segmentasi,Targeting, Positioning, Diferensiasi, Marketing Mix, Selling Brand, Service, Process. Merek juga merupakan asset yang menciptakan value bagi pelanggan dan memperkuat kepuasan dan pengakuaan atas kualitas. Ekuitas merek akan mempengaruhi Nilai perusahaan:
Premium Price, alias harga & margin keuntungan yang lebih tinggi
Merek yang kuat akan memudahkan produsen untuk mengembangkan perluasan merek untuk eksploitasi pasar lebih mendalam.
Merek yang bisa menjadi basis terbentuknya loyalitas & bahkan fanatisme pelanggan.
Merek bisa menjadi komponen keunggulan bersaing yang kuat sulit untuk ditiru pesaing.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan apabila merek lebih menjadi kuat:
Merek harus dijaga agar tidak menjadi generik, & hal ini terjadi apabila pemasar lupa memberikan asosiasi non kategori sebagai elemen kuat citra merek.
Merek diserang oleh nama-nama non merek yang nimbrung, dengan menambahkan asosiasi baru yang murah.
Merek diserang untuk para pemain yang ikut nimbrung.
Unsur-unsur Pembentuk Ekuitas Merek:
Brand Awareness merupakan ukuran kekuatan eksistensi merek kita di benak pelanggan.
Perceived Quality merupakan presepsi pelanggan terhadap kualitas & superior produk relatif terhadap pesaing.
Brand Association merupakan Asosiasi apapun yang terkait dengan merek tertentu.
Brand Loyality merepakan loyalitas yang diberikan pelanggan kepada merek.
Strategi Perluasan Merek yaitu Line Extention, Brand Extention, Downscaling, Upscaling, dan Co-Branding.
Nama : Astuti
NPM : 10206149
Kelas : 3EA01
Kamis, 18 September 2008
Jurnal 1
Jurnal Hubungan antara Unsur-unsur Bauran Pemasaran dengan Penciptaan Ekuitas Merek
Pengarang : Yudho Baskoro(Mahasiswa Program Magister Manajemen, PPSUB)
Fatchur Rahman(Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Brawijaya)
Djumilah Zain (Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Brawijaya)
Topik : Penciptaan Ekuitas Merek
ANALISIS JURNAL
Jurnal ini membahas dengan jelas hubungan antara unsur-unsur bauran Pemasaran dengan Penciptaan Ekuitas Merek dengan tujuan:
Mengetahui aktivitas pemasaran tertentu yang membangun atau sebaliknya merusak ekuitas merek.
Temuan mampu memperkaya wawasan tentang aktivitas pemasarn dalam mengendalikan pengembangan dan manajemen merek.
Mendukung teori dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pengembangan ekuitas merek baik yang bersumber dari buku-buku literatur maupun jurnal-jurnal ilmiah.
Dengan menggunakan kerangka kerja konseptual yang merupakan perluasan dari model Aeker dan metode penelitian yang digunakan berdasarkan populasi dan sampel mahsiswa perguruan tinggi di Malang serta menggunakan Unsur-unsur bauran pemasaran Harga, Pengeluaran Periklanan, Promosi Harga, Citra Toko & Intensitas Distribusi. Dan dimensi ekuitas merek yaitu presepsi kualitas, loyalitas merek, kesadaran/asosiasi merek serta ekuitas merek secara menyeluruh.
Pemilihan produk Stimuli yang ditetapkan adalah Jam tangan, Sepatu sport, Televisi, Celana Jeans, Sepeda motor dengan berbagai merek dengan pemilihan stimuli kategori produk diseleksi dari hasil survei gaya hidup remaja.
Analisis data yang digunakan dengan melakukan pengujian hipotesis yaitu melakukan Uji Validitas dengan melihat besarnya loading factor & critical ratio serta reliabilitas yang diukur dengan Composite-reliability serta melihat asumsi SEM(Struktur Equation Model) serta Uji Kausalitas & Uji Statistik yang semuanya dilakukan dengan bantuan AMOS 4.0.
Dari hasil uji Validitas & uji Reliabilitas yang dilakukan dengan model pengukuran Evaluasi atas Kriteria Goodness of Fit serta Evaluasi atas Regression Weight untuk uji Kausalitas dilakukan pengujian hipotesis dengan menilai hubungan antara dimensi ekuitas merek dengan ekuitas merek , hubungan antara unsur-unsur bauran pemasaran dengan dimensi ekuitas merek serta hubungan antara unsur-unsur bauran pemasaran dengan ekitas merek.
Diperoleh hasil penelitian bahwa ada 2 tipe usaha manajerial pemasaran yang bisa dianalisi dari manajemen merek dengan prespektif jangka panjang yaitu aktifitas yang membangun merek dan aktifitas yang merusak merek dengan contoh promosi harga yang terlalu sering dilakukan.
Nama : ASTUTI
Kelas : 3EA01
NPM : 10206149
